LAMONGAN-Siapa yang tidak mengenal warung pecel lele Lamongan? Warung makan yang sudah menjamur di seluruh kota di Indonesia dari sabang sampai merauke, warung pecel lele ini tidak sedikit menjadi pilihan favorit masyarakat saat mencari makanan di "malam hari". kenapa saya bilang di malam hari karena Warung pecel lele ini hampir rata-rata membuka warungnya mulai jam 4 sore sampai dengan tengah malam, Jika kita lihat baik-baik, bentuk dan desain dari spanduk warung makan khas Jawa Timur ini terlihat sama, dengan warnanya yang mencolok diatas kain putih dan dengan gambar menu yang dijualnya menjadi salah satu hal yang sangat menarik dilihat oleh mata. Ternyata ada beberapa alasan dan cerita di balik desain spanduk ini, simak penjelasan ini!
Keunikan Spanduk Pecel Lele yang pertama adalah spanduk pecel lele ini di buat dengan cara manual, iya benar dengan cara melukis dengan tangan, kenapa tidak dengan menggunakan mesin? padahal di zaman yang modern ini harusnya alat mesin yang berperan karena akan mempercepat pekerjaan, tapi nyatanya tidak untuk para pengrajin spanduk pecel lele, mereka masih mempertahankan dengan cara manual.
Ada beberapa alasan kenapa kenapa pelukis spanduk pecel lele masih mempertahankan cara manual? alasan yang pertama adalah karena spanduk pecel lele ini adalah ikonik dari kota lamongan yang khas dibuat sebagai identitas kota Lamongan, alasan yang kedua adalah pastinya awet dibandingkan dengan digital printing karena penggunaan bahan berupa kain yang lebih tebal dan cat warnanya juga lebih tebal ketika mengecatnya.


0 Comments